Skip to Content

April 2011

  • File yang diinginkan /tmp/fileFsW0kf tidak bisa diunggah karena direktori tujuan sites/default/files/languages/id_e688f0500c793756c5cfae34ddfbf5d4.js belum dikonfigurasi dengan benar.
  • File yang diinginkan /tmp/fileyFCgml tidak bisa diunggah karena direktori tujuan sites/default/files/languages/id_e688f0500c793756c5cfae34ddfbf5d4.js belum dikonfigurasi dengan benar.

Saat-saat Ceria Bagi Anak-anak Bathin Sembilan

Tiga puluh lima anak-anak sekolah jarak jauh Harapan Rainforest menikmati hari-hari menyenangkan berwisata ke ibukota propinsi Jambi-kendati perjalanannya dimulai pukul 5 pagi dan harus menaklukkan jalan berlumpur. Begitu tiba di Jambi-yang memakan waktu 3 jam lebih-mereka pertama-tama mengunjungi sebuah sekolah untuk merasakan suasana belajar di kota besar di tengah hiruk pikuk lalu lintas dan ramai manusia, dibanding dengan kesunyian suasana hutan. Kemudian mereka diajak mengunjungi museum ibukota propinsi untuk mempelajari lebih jauh soal propinsi kebanggaan mereka, yang merupakan salah satu propinsi dengan wilayah yang tak terlalu luas di Indonesia.

Kelompok Pencinta Alam Bertahun Baru di Harapan

Lima belas anggota Generasi Hijau, sebuah kelompok anak muda pecinta alam dari berbagai sekolah menengah atas di Jambi, baru-baru ini merayakan Tahun Baru di Harapan Rainforest. Jauh berbeda dengan kehidupan normal mereka tinggal di kota yang berpenduduk setengah juta jiwa, kali ini mereka berkemah di tengah hutan. Mereka ingin mengalami secara langsung kehidupan alam hutan lebih dekat dan mempelajari manfaat penting hutan dan melihat bagaimana upaya pemulihan hutan yang tengah berlangsung di Harapan Rainforest. Selama 5 hari kegiatan mereka, mereka belajar mempersiapkan area berkemah sendiri dan merancang area kemah baru berdampingan dengan danau yang dikelilingi hutan alami.

Beginilah Komitmen Kami Memulihkan Hutan Harapan

Kami tahu bahwa hewan-hewan dan burung di Harapan Rainforest adalah elemen penting yang menyebarkan biji di dalam hutan. Burung rangkong bisa terbang bermil-mil jauhnya di atas kanopi hutan membawa biji-bijian buah hutan yang dimakan. Karena itu kami ingin mengetahui hewan dan burung mana saja yang memakan biji-bijian tertentu. Penelitian ini akan membantu Harapan Rainforest dalam pemulihan hutan. Jika kami menanam jenis pohon yang disukai oleh hewan-hewan tersebut, maka kehidupan alami lain akan tertarik datang ke area penanaman membawa biji-bijian bersama mereka.

Mencari Bibit, Mengumpulkan Harapan

Pasokan bibit yang stabil adalah elemen vital untuk proyek pemulihan hutan, agar selalu ada persediaan bibit untuk ditanam. Baru-baru ini, kami bertiga dari tim pembibitan masuk jauh ke dalam hutan Harapan Rainforest untuk mengumpulkan biji-bijian di jalur trek hutan dekat kamp Harapan Rainforest. Sambil berjalan pelan menyusuri trek hutan, pandangan kami tak pernah lepas mengamati lantai hutan dan serasah dedaunan yang berserakan untuk mencari berbagai biji dan bibit  tanaman yang bagus. Mencari biji-bijian dan bibit itu gampang-gampang susah dan ada seninya tersendiri karena setiap pohon punya buah berbeda dan  biji berbeda.

Hei, Lihat Apa Yang Kutemukan!

Tiga staf dari tim Restorasi Hutan Harapan Rainforest bersama dengan lima staf dari Dinas Kehutanan Sarolangun pada akhir Februari lalu bersama-sama menuju perbatasan barat dengan desa Taman Bandung untuk mengadakan survei perbatasan. Mereka masih bisa menemukan tutupan hutan yang bagus dan alami dengan kerapatan pohon yang terjaga serta kanopi hutan yang masih hijau rapat. Namun itu bukanlah temuan terbaik mereka! Pada sore hari, mereka menjumpai banyak jejak dan onggokan kotoran besar-besar berserak di tanah, itulah kotoran dan jejak gajah Sumatra.

Bangunan Persemaian Baru di Harapan Rainforest

Salah satu perkembangan yang paling mencolok akhir-akhir ini di kamp Harapan Rainforest adalah bangunan persemaian. baru. Deretan tiang besi kokoh berjajar rapi dibalut jaring persemaian menutupi area hampir seluas  lapangan bola.  Bangunan yang terlihat rapi dan teratur ini dilengkapi dengan jaringan pipa air ke seluruh penjuru bangunan sehingga sanggup menyirami semua bibit tanaman di dalamnya. Adapun bangunan persemaian baru ini sanggup menampung sekitar setengah juta bibit tanaman dalam polybag.

Tertangkap Kamera!

Lihatlah apa yang kami temukan baru-baru ini di dalam hutan Harapan Rainforest! Musang Malay (Malay weasel) ini rupanya terpergok tengah melintas di depan jebakan kamera (camera trap) yang kami pasang di bagian barat laut hutan. Jenis ini merupakan yang pertama kali kami lihat di hutan Harapan Rainforest, jadi dalam daftar satwa Harapan ini merupakan satwa baru. Sayangnya hewan ini masih malu-malu, tapi yakinlah dia akan terbiasa dengan jepretan lampu kilat kamera dan kita bisa lihat segera wajahnya yang sesungguhnya.