Masyarakat mendukung penelitian rangkong
submitted on:
19/02/2010 (All day)
|
Baru-baru ini kami dikunjungi oleh anggota masyarakat adat dengan berita menarik bahwa telah ditemukan sebuah sarang burung rangkong. Hal ini merupakan bagian dari skema dalam mana masyarakat lokal dibayar kalau menyediakan informasi tentang sarang burung rangkong sehingga kami dapat memantaunya. Dengan bantuan Pak Ajer kami dibawa ke sepucuk pohon yang ternyata mengandung sebuah sarang Enggang Klihingan Anorrhinus galeritus dengan setidaknya satu anak. Bila sudah siap bertelur, rangkong betina akan menutup dirinya ke dalam lubang pohon dengan lumpur, meninggalkan celah kecil di mana dia dapat menerima makanan. Rangkong betina harus bergantung pada pasangan mereka untuk menyediakan makanan bagi dirinya dan anaknya. Namun, untuk Enggang Klihingan, tidak hanya laki-laki yang menyediakan makanan, tetapi juga anak dari tahun sebelumnya.
Kami telah mampu duduk dan menyaksikan kegiatan ini selama berjam-jam, melihat beberapa burung mengulurkan buah dengan hati-hati melalui celah kepada si betina yang menunggu. Pak Ajer memberitahu kami bahwa sarang ini telah aktif selama sekitar 4 minggu, yang berarti kita mengharapkan betina dan anaknya untuk keluar dari sarangnya 8-9 minggu lagi. Willy Rombang - Biodiversity Officer |


Watch our film on youtube!


