Skip to Content

Deskripsi Lokasi

Harapan Rainforest meliputi area hutan kering dataran rendah seluas 98,554 hektar termasuk konsesi dua perusahaan pembalakan kayu. Keseluruhan kawasan telah mengalami pembalakan di masa lalu menghasilkan tiga habitat hutan secara umum: “Hutan Sekunder Tinggi”, “Hutan Sekunder Sedang”, dan “Hutan Sekunder Rendah”. Empat puluh persen kawasan merupakan “Hutan Sekunder Tinggi”, 25% adalah “Hutan Sekunder Sedang” dan 25% lainnya berupa “Hutan Sekunder Rendah”. Sisanya 10% merupakan kawasan terbuka dan semak belukar.

Site map

Harapan Rainforest menjadi rumah bagi berbagai jenis mamalia, termasuk Harimau Sumatera, Gajah Asia, Beruang Madu, Simpai, Tapir, Siamang, Macan Dahan, Ungko, Kukang, dan Anjing Hutan, yang saat ini kesemuanya terancam punah. Harapan Rainforest juga merupakan rumah bagi hampir 300 jenis burung dataran rendah, termasuk delapan jenis yang terancam punah secara global dan 69 jenis yang mendekatai kepunahan. Meskipun telah mengalami kerusakan, sejumlah besar jenis keragaman hayati masih dapat ditemukan di habitat ini.
 

Harapan Rainforest juga merupakan rumah bagi sekelompok masyarakat asli yang dikenal sebagai Batin Sembilan. Banyak diantara mereka yang masih menerapkan sistem semi-nomaden, memanen hasil hutan bukan kayu. Kini sangat sedikit orang yang masih dapat mengikuti gaya hidup tradisional ini karena tekananan akibat deforestasi dan pembangunan di sekitarnya. Terdapat delapan keluarga masyarakat asli yang hidup di Harapan Rainforest. Inisiatif ini menyediakan mereka harapan bahwa mereka masih akan dapat melangsungkan sistem tradisional mereka sebagaimana mereka kehendaki.