Skip to Content

Harimau Sumatera

  • File yang diinginkan /tmp/file2S4l22 tidak bisa diunggah karena direktori tujuan sites/default/files/languages/id_e688f0500c793756c5cfae34ddfbf5d4.js belum dikonfigurasi dengan benar.
  • File yang diinginkan /tmp/file8MeKOv tidak bisa diunggah karena direktori tujuan sites/default/files/languages/id_e688f0500c793756c5cfae34ddfbf5d4.js belum dikonfigurasi dengan benar.
Nama lokal: 
Harimau
Nama ilmiah: 

Panthera tigris sumatrae

Status: 
Critically Endangered

Sumatran Tiger

 

Ukuran populasi:
Kurang dari 600 ekor.
Distribusi:
Hanya ditemukan di pulau Sumatera, dan terebar mencakup seluruh delapan provinsi.
Habitat:

Harimau Sumatera ditemukan meliput hutan dataran rendah hingga hutan pengunungan.

Karakteristik:

Harimau dewasa mencapai panjang 2.4m mulai dari hidung hingga ujung ekor. Jantan lebihbesar dari pada betina. Harimau Sumatera adalah terkecil diantara sub jenis harimau yang ada, dengan berat hingga 170kg.

Makanan:
Makanan harimau Sumatera adalah mamalia besar sperti babi hutan, rusa dan kijang.

Ekologi:
Harimau Sumatera dapat hidup hingga 10-15 tahun. betina biasanya mulai berkembang biak pada usia 3-4 tahun. Masa kehamilan berlangsung antara 95-110 hari. Betina dapat melahirkan hingga 6 bayi, namun normalnya adalah 2-3 bayi. Bay-bayi ini akan tinggal bersame induknya hingga usia 18-24 bulan, ketika mereka sudah mampu untuk mandiri di alam. Harimau Sumatera umumnya soliter kecuali ketika masa musim kawin dan betina bersama anak-anaknya.

Ancaman:
Ancaman utama bagi Harimau Sumatera adalah kerusakan habitat dan perburuan.
Di Harapan Rainforest:
Survey terbaru di Harapan Rainforest menunjukkan jumlah Harimau Sumatera di kawasan ini diperkirakan hungga 15 individu. Saat ini pemantauan dnegan menggunakan camera trap dan pencatatan tanda-tanda keberadaannya terus dilakukan.
Fakta Menarik:
  • Harimau Sumatera memiliki selaput di antara jari-jarinya, sehingga mampu berenang dengan baik.
  • Harimau Sumatera menandai wilayah teritorinya dengan menggunakan dan feses. Ketika teritorinya sudah terbentuk, harimau tersebut akan mempertahkannya hingga mati.
 

Untuk informasi yang lain:

IUCN Red List