A new face at Harapan Rainforest
submitted on:
30/04/2010 (All day)
Menjelang fajar. Kodok terdiam. Owa memberitahu semua orang tentang wilayahnya dan menyambut matahari terbit. Malam diganti siang.Aku telah di Harapan Rainforest lebih dari satu bulan sebagai Penasihat Senior Teknis, membawa pengalaman yang diperoleh dalam 12 tahun kerja di konservasi di Indonesia. Sebagian besar karir saya termasuk pengelolaan habitat asli yang dilindungi, seperti taman nasional. Namun, Harapan Rainforest memang bersanguktan dengan restorasi habitat rusak menjadi asli lagi. Bagi saya, tantangan ini yang benar-benar menarik. Owa yang membangunkan saya setiap pagi merupakan bonus - saya memang terpesona! Jika kami dapat merehabilitasi Harapan Rainforest, hal itu akan menunjukkan bahwa hutan rusak dapat direstorasi. Kemarin saya jalan-jalan keluar camp dan melihat permukaan tanah tertutup dengan semai, menunjukkan hutan yang sedang beregenerasi. Proses itu membutuhkan bantuan; tantangan yang mengagumkan, namun kemajuan sejauh ini menunjukkan hasilnya dapat dicapai. Yah, sudah waktunya untuk sarapan - nasi goreng dan kopi, tentu saja kopi tubruk. Di Indonesia. 'kan?. Worm Sorensen |


Watch our film on youtube!


