Skip to Content

Pekerjaan Kami

Aktivitas yang kami kerjakan di Harapan Rainforest mencakup empat aktivitas utama:
 
PERLINDUNGAN HUTAN -  Kami memiliki lebih dari 70 orang penjaga hutan yang secara terus menerus memantau Harapan Rainforest untuk melindungi dari degradasi lebih lanjut. Patroli kehutana juga dilatih untuk merespon kebakaran hutan di dalam kawasan.
 
RESTORASI HUTAN  - Tim restorasi hutan bertanggung jawab untuk mengumpulkan biji-bijian, pengelolaan pembibitan, memelihara dan memantau pohon, penanaman anak pohon di plot hutan tertentu dan melakukan inventarisasi hutan.
 
RISET DAN KONSERVASI  - Tim Riset dan konservasi bertanggung jawab untuk melakukan survey dan pemantauan keragaman hayati di Harapan Rainforest dan memberikan informasi dan dukungan bagi aktivitas restorasi hutan.
 
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  - Tim ini bekerja dengan masyarakat yang hidup di dalam dan di sekitar Harapan Rainforest. Tim  ini mendukung keberlanjutan pemanfaatan secara lestasi sumber daya di kawasan hutan dan mengidentifikasi serta menciptakan peluang sumber penghidupan / mata pencaharian yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Capaian kunci Harapan Rainforest hingga saat ini:
 
  • Menyediakan peluang kerja bagi lebih dari 70 orang dari masyarakat setempat sebagai staf patroli kehutanan dan pendukung berbagai aktivitas lainnya
  • Peningkatan kapasitas staf patroli hutan melalui berbagai pelatihan dalam identifikasi  jenis hidupan liar, survey mamalia, penggunaan camera trap, pemanjatan pohon (untuk pemasangan sarang buatan burung rangkong dan platform pemantau kebakaran hutan), pembacaaan peta dan penggunaan Sistem Penentuan-posisi Global (GPS)
  • Menyusun skema pengendalian kebakaran hutan sebagai tindaklanjut dari pelatihan penanganan kebakaran hutan bagi staf Patroli hutan
  • Pengurangan kejadian pembalakan, penangkapan dan perburuan liar secara signifikan di kawasan Harapan Rainforest
  • Menyelesaikan survey cepat untuk menegaskan Harapan Rainforest yang secara global penting untuk konservasi keragaman hayati
  • Pembentukan tim inti riset
  • Pemasangan 20 sarang buatan burung rangkong (proyek pertama di Indonesia)
  • Pelatihan  pengumpulan contoh botanis untuk 20 staf, oleh Kebun Raya Key (Inggris) dan Herbarium Bogoriensis (Indonesia)
  • Pendirian herbarium dan perpustakaan yang telah berfungsi di dalam kawasan