Pangeran Charles memuji inisiatif Rainforest
Seri Paduka Pangeran Charles berkunjung ke salah satu proyek konservasi hutan hujan yang paling inovatif. Pada Minggu (2 November) beliau menghabiskan lebih dari dua jam bertemu dengan masyarakat asli anggota suku Batin Sembilan dan para staf yang bekerja di Harapan Rainforest, sebuah inisiatif restorasi hutan untuk melindungi dan merestorasi sekitar 101,000 hektar habitat dataran rendah yang menjadi rumah bagi Harimau Sumatera, Gajah Asia, dan hampir 300 jenis burung.
Skema yang ambisus ini dikerjakan oleh kelompok konservasi Burung Indonesia, RSPB dan BirdLife
International dalam membantu pemerintah Indonesia mengembangkan sebuah peraturan baru yang mengijinkan pengelolaan kawasan hutan hujan tersebut. Menteri Kehutanan Indonesia, Malam Sambat Kaban, bergabung dengan Pangeran dalam turnya ke Harapan Rainforest yang merupakan bagian dari perjalanan kunjungan ke tiga negara di Timur Jauh. Beliau berjalan di sepanjang trail baru, menanam pohon, juga mengunjungi pembibitan pohon, rumah herbarium, dan plot restorasi hutan hujan. Pangeran mengatakan 'Proyek ini harus berhasil'. Menteri Kaban memberikan ucapan selamat kepada tim Harapan Rainforest atas kerja rintisan ini dan mengatakan bahwa terdapat sepuluh perusahaan yang kini berminat mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh proyek ini. Ini berarti restorasi terhadap 1.3 juta hektar hutan hujan Indonesia.
Sebelum peraturan baru diberlakukan, ijin untuk mengelola kawasan hutan hujan komersial diberikan
untuk mengambil kayu dan seringkali tidak ramah lingkungan. Sekarang hutan Harapan depelihara agar pulih kembali, sehingga mencipatakan habitat bagi hidupan liar, mengurangi potensi banjir, mengurangi emisi karbon, serta menyediakan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Lebih dari 140 orang bekerja di Harapan Rainforest sebagai penjaga, pemandu dan ahil satwa liar. Beberapa diantaranya telah dilatih untuk mengidentifikasi tanaman langka oleh staf dari kebun Raya Kew (Inggris). Hutan hujan Sumatera dalam keadaan utuh merupakan salah satu hotspots dunia bagi keragaman hayati juga menjadi habitat penting lebih banyak jenis tumbuhan dibanding tempat lain di seluruh dunia. Sayangnya, sebagian besar kawasan ini telah dibalak di masa lalu dan sejumlah petak hutan di pulau ini telah hilang menjadi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman produksi. Proyek Harapan Rainforest merupakan contoh pertama penerapan peraturan baru, dan menjaga area tersebut untuk 100 tahun.
Potensi yang sangat besar
Ketua Burung Indonesia, Profesor Ani Mardiastuti dan Chief Executive RSPB, Graham Wynne, di antara mereka yang menyambut kedatangan Seri Paduka Pangeran Charles di Harapan Rainforest.
Profesor Ani Mardiastuti mengatakan 'Masyarakat Indonesia mengagumi Seri Paduka Pangeran Charles atas usahanya yang tak kenal lelah untuk menyelamatkan hutan hujan. Kunjungan beliau ke Harapan Rainforest merupakan kehormatan besar bagi kami serta memperkuat tekad kami untuk melestarikan hutan.'
Graham Wynne mengatakan 'kunjungan Seri Paduka Pangeran Charles menggarisbawahi betapa pentingnya proyek ini. Dukungan pemerintah Indonesia telah menciptakan peluang besar dan kami berharap untuk mendapatkan hak pengelolaan untuk keseluruhan kawasan Harapan.

Watch our film on youtube!


